BL

Toko Buku Islam Online Jakarta | Toko Buku Online | Buku Islami | Novel Islami | Sejarah Islam | Al Quran | Hadits |Toko Buku Murah
Selamat datang di toko buku islam online adzkiyabookstore.com , menyediakan berbagai buku bacaan islami dari berbagai penerbit. SMS/WA: 0857 7778 5976 , BBM: D0A641A3 Selamat Berbelanja!
Search
Search:
Information
Login
Testimonial
Ummu FaWaDix
Alhamdulillah, sudah 2x belanja di adzkiyabookstore, kechee abis.. adminnya ramah, responnya cepat.. pesan lalu konfirmasi pembayaran besok barang sudah datang. Gak Pake lama. Jazaakallah khoiron.

Yuyun (Majalengka)
Alhamdulillah udah beberapa kali beli buku di Adzkiya Bookstore pelayanannya sangat baik, fast respon, dan harganya pas dikantong. Recommended banget pokoknya. Jazakallah Adzkiya Bookstore ^^

dina kamelia
recomended bgt deh^^ buat kalian yg lagi cari buku buku keceee^^ adminnya ramah,fast respon .. sukaa bgt deh pokoknya

yeni
selamat malam detail

Friska Septa Amanda Putri
Alhamdulillah buku nya sudah sampai :) layanan yang cepat,ramah dan harga buku yang bersahabat. semoga semakin berkah usaha adzkiyabookstore

qw
qwqwqwqw

Maria Ulfa
Alhamdulillah bukunya sudah mendarat di Magelang dg selamat. Terima Kasih Adzkiya Book Store untuk pelayanannya yg ramah dan fast respon tdk terbelit2,,

Anamasfufah(Jember)
Alhamdulillah,masa order singkat tidak berbelit" dan yg ana suka cepat dlm merespon. Seneng, barang sampei dgn selamat nggak luka sama sekali,cepet cuman 2hari lebih dikit.Semoga bukunya berkah sampa... detail

» lihat testimonial
» isi testimonial
Others
Others

#2 of 20 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow Api Tauhid

Price Rp 95.000
Rp 76.000
Beli
Judul : Api Tauhid
Penulis : Habiburrahman El-Shirazy
No ISBN : 978-602-8997-95-9
Terbit : Jakarta, 2014
Cover : Soft Cover
Isi : 573 Halaman
Dimensi : 13.5 X 20.5 Cm
Berat : 500 gram
Harga : Rp 95.000,- Disc Rp 76.000,-
Sinopsis :

Ini adalah novel roman dan sejarah. Novel roman yang bercerita seputar perjuangan anak muda asal Lumajang, Jawa Timur, yang bernama Fahmi. Ia dan beberapa rekannya seperti Ali, Hamza, dan Subki, menuntut ilmu di Universitas Islam Madinah.

Dalam perjalanannya, Fahmi harus menghadapi situasi yang cukup pelik, dalam urusan rumah tangga. Fahmi pun galau. Semua persoalan yang dialaminya itu, tak pernah ia ungkapkan dengan teman-temannya.

Kegalauannya itu ia tumpahkan dengan cara beri’tikaf di Masjid Nabawi, Madinah, selama 40 hari untuk mengkhatamkan hafalan Al-Qur`an sebanyak 40 kali. Sayangnya, upayanya itu hanya mampu dijalani selama 12 hari. Memasuki hari-hari berikutnya, Fahmi pingsan. Ia tak sadarkan diri, hingga harus dibawa ke rumah sakit.

Sahabat-sahabatnya khawatir dengan kondisinya yang pemurung dan tidak seceria dulu. Hamza, temannya yang berasal dari Turki, mengajak Fahmi untuk berlibur ke Turki. Hamza berharap, Fahmi bisa melupakan masa-masa galaunya selama di Turki nanti.

Untuk itulah, Hamza mengajak Fahmi menelusuri jejak perjuangan Said Nursi, seorang ulama besar asal Desa Nurs. Ulama terkemuka ini, dikenal memiliki reputasi yang mengagumkan.

Syaikh Said Nursi, sudah mampu menghafal 80 kitab karya ulama klasik pada saat usianya baru menginjak 15 tahun. Tak hanya itu, Said Nursi hanya membutuhkan waktu dua hari untuk menghafal Al-Qur`an. Sungguh mengagumkan. Karena kemampuannya itu, sang guru, Muhammed Emin Efendi memberinya julukan ‘Badiuzzaman’ (Keajaiban Zaman).

Keistimewaan Said Nursi, membuat iri teman-teman dan saudaranya. Ia pun dimusuhi. Namun, Said Nursi pantang menyerah. Semua diladeni dengan berani dan lapang dada. Tak cuma itu, rekan-rekan dan saudara-saudaranya yang iri dan cemburu akan kemampuannya, para ulama besar pun merasa terancam. Keberadaan Said Nursi membuat umat berpaling. Mereka mengidolakan Said Nursi.

Pemerintah Turki pun merasa khawatir. Sebab, Said Nursi selalu mampu menghadapi tantangan dari orang-orang yang memusuhinya. Ia selalu mengalahkan mereka dalam berdebat.

Tak kurang akal, pejabat pemerintah pun diam-diam berusaha menyingkirkannya. Baik dengan cara mengusirnya ke daerah terpencil, maupun memenjarakannya. Ia pun harus berhadapan dengan Sultan Hamid II hingga Mustafa Kemal Attaturk, pada masa awal Perang Dunia I.

Selama 25 tahun berada di penjara, Said Nursi bukannya bersedih, ia malah bangga. Karena disitulah, ia menemukan cahaya abadi ilahi. Ia menemukan Api Tauhid. Dan melalui pengajian-pengajian yang diajarkannya, baik di masjid maupun di penjara, murid-muridnya selalu menyebarluaskannya kepada khalayak. Baik dengan cara menulis ulang pesan-pesan Said Nursi, maupun memperbanyak risalah dakwahnya. Murid-muridnya berhasil merangkum pesan dakwah Said Nursi itu dengan judul Risalah Nur. Murid-muridnya tidak ingin, Api Tauhid yang dikobarkan Said Nursi berakhir.


Bagaimana dengan Fahmi? Perjalanan ke Turki membawa Fahmi berkenalan dengan gadis setempat, Emel, adik Hamza, dan Aysel, saudara sepupu Hamza. Kemampuan Fahmi dalam menyikapi segala sesuatu, membuat Aysel jatuh hati. Aysel menyatakan cintanya pada Fahmi.

Bagaimana dengan Emel? Lalu bagaimana kisah cinta Fahmi dengan Nuzula? Semuanya ada dalam buku Api Tauhid, karya Habiburrahman El-Shirazy, novelis nomor satu di Indonesia, ini.

 

product arrow Related Products

  • Ayat Ayat Cinta 2
  • Bidadari Bermata Bening
  • Bumi Cinta
  • Ayat Ayat Cinta 2
  • Bidadari Bermata Bening
  • Bumi Cinta
Shopping Cart
shopping cart
Product Scroller
Pembayaran
Bank Syariah Mandiri

No. Rekening 7084787005 a.n Mohammad Nurul


BRI

No. Rekening 742701006985534 a.n Mohammad Nurul


USD Calc
US$ x Rp. 14,000 =
Rp.  
Others
Others
News
5 Oktober 2015
Mengemudi Hati di Jalan Lurus, Salim A. Fillah
"Ya Rasulallah”, demikian suatu hari para sahabat memberanikan diri mengajukan pinta, “Sekiranya sudi, berceritalah engkau kepada kami.” Ini terjadi, demikian Mush’ab ibn Sa’d meriwayatkan dari ayahandanya, Sa’d ibn Abi Waqqash Radhiyallahu ‘Anhu, setelah Al Quran turun beberapa waktu lamanya dan Nabipun membacakan kesemuanya kepada para sahabat. detail

30 Juni 2015
Kisah Cinta Dari Masjid At Taubah
Kisah ini adalah tentang masa muda Syaikh Sulaim. Waktu muda ia tinggal di salah satu ruangan masjid. Seringkali ia lewati hari-hari tanpa ada makanan sedikit pun, ataupun sekeping uang untuk membeli makanan. detail

12 Mei 2015
Kisah Menakjubkan Julaibib
Namanya Julaibib, begitulah dia biasa dipanggil. Nama ini sendiri mungkin sudah menunjukkan ciri fisiknya yang kerdil dan pendek. . detail

12 Mei 2015
Mencintai Sejantan Ali
Kisah ini diambil dari buku Jalan Cinta Para Pejuang, Salim A.Fillah. Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah. Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya. detail

12 Mei 2015
Kisah Cinta Salman Al-Farisi
Salman Al Farisi memang sudah waktunya menikah. Seorang wanita Anshar yang dikenalnya sebagai wanita mukminah lagi shalihah juga telah mengambil tempat di hatinya. Tentu saja bukan sebagai kekasih. Tetapi sebagai sebuah pilihan dan pilahan yang dirasa tepat. detail

» index berita
Others

© 2015 www.adzkiyabookstore.com

Selamat datang di toko buku islam online adzkiyabookstore.com , menyediakan berbagai buku bacaan islami dari berbagai penerbit.

SMS/WA: 0857 7778 5976 ,BBM: D0A641A3

Selamat Berbelanja!


Toko Online